PENDIDIKAN
Pendidikan
adalah suatu usaha untuk mewujudkan belajar dan proses pembelajaran agar
peserta didik dapat aktif mengembangkan potensi atau keterampilan yang ada pada
dirinya. Hal itu nantinya berguna untuk masyarakat, bangsa dan negara serta
berguna juga untuk dirinya sendiri. Sehingga dalam melaksanakan pendidikan
seharusnya sesuai dengan tujuan pendidikan yaitu mengembangkan potensi atau
keterampilan, membentuk kepribadian, sikap, serta perilaku dalam hal
mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam suatu proses pendidikan di dalamnya
menggunakan evaluasi, akreditasi dan sertifikasi untuk memantau perkembangan
pendidikan atau untuk mengetahui baik tidaknya proses pendidikan yang berjalan
saat ini.
Dalam
pendidikan itu sendiri terbagi menjadi 3 jalur, yaitu :
1.
Pendidikan
Formal
Pendidikan
formal adalah pendidikan yang dilakukan secara tersruktur mulai dari sekolah
dasar, sekolah menengah sampai perguruan tinggi yang dilakukan secara terus
menerus.
2.
Pendidikan
Nonformal
Pendidikan
nonformal adalah pendidikan diluar sekolah, biasanya terdapat di Taman
Pendidikan Al-Qur’an dan juga ada di
tempat kursus.
3.
Pendidikan
Informal
Pendidikan
informal adalah pendidikan keluarga atau lingkungan yang berbentuk belajar
secara mandiri.
Dalam
dunia pendidikan sekarang ini banyak ditemui masalah-masalah yang jumlahnya
tidak sedikit, contohnya seperti :
1.
Tidak meratanya dana BOS yang di bagikan kepada siswa yang tidak mampu
2.
Pergantian
kurikulum
3.
Rendahnya kwalitas sarana
pembelajaran seperti gedung sekolah yang rusak
4.
Jual beli ijazah palsu beredardikalangan pendidikan
5.
Ada
beberapa guru
yang datangnya sering terlambat
dan sering meninggalkan kelas saat jam pelajaran
6.
Semakin rendahya kesejateraan guru ,apalagi yang honorer.
7.
Ada permainan uang dalam penerimaan siswa baru di beberapa SD
8.
Nasib guru sukuan yang
terkadang dikesampingkan
9.
Kurangnya kepedulian orang tua akan pentingnya sebuah pendidikan
10.
Pemikiran
seorang
guru yang lebih mengedepankan atau mementingkan gaji dari pada keberhasilan proses pembelajaran
11.
Masih banyak siswa yang kurang berprestasi
12.
Adanya
sengketa lahan gedung sekolah antara pihak sekolah dengan salah satu industri
13.
Rendahnya kualitas guru yang tidak memenuhi syarat
14.
Masih kurang sosialisasi pendidikan di daerah pedalaman
15.
Masalah pengembangan tenaga kependidikan dilapangan biasanya terlambat,
khususnya pada saat menyongsong kurikulum baru
16.
Proses tes CPNS yang tidak merata
17.
Adanya campur tangan keluarga atau factor keturunan mempengaruhi dalam CPNS
18.
Adanya diskriminasi status guru, guru yang honorer dianggap tidak lebih pitar
dibanding yang PNS
19.
Tidak ada pelajaran bahasa inggris dan informatika dalam kurikulum 2013
20.
Banyaknya lulusan yang tidak melanjutkan kejenjang pendidikan tinggi
21.
Masalah penempatan guru, khususnya guru
bidang studi sering mengalami ketidaksesuaian dengan kebutuhan dilapangan
22.
Rendahnya pemerataan kesempatan belajar disertai banyaknya peserta didik yang
putus sekolah
23.
Menggunakan gedung sekolah untuk double shift
24.
Kecenderungan menurunnya akhlakdan moral yang
menyebabkan timbulnya tawuran pelajar dan kenakalan remaja
25.
Guru
yang suka berbuat kasar dalam mendidik siswanya
Masalah-masalah
di atas merupakan bagian kecil dari masalah pendidikan yang ada, masalah-
masalah tersebut hendaknya diselesaikan bukan malah dibiarkan menjadi masalah
yang berkepanjangan sehingga menimbulkan masalah baru dalam pendidikan. Kita
sebagai generasi penerus bangsa seharusnya menjadi contoh yang baik untuk anak
didik kita nantinya sehingga pendidikan serta tujuannya dapat berjalan dengan
sukses dan baik sesuai dengan keinginan kita semua. (^_^)
DAFTAR PUSTAKA
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2002.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka. Soekidjo Notoadmodjo.
Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : PT Rineka Cipta. 2003
Tirta Raharja. Umar. 2000. Pengantar Pendidikan.
Jakarta : Rineka Cipta.
FKIP
– PGSD
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH SIDOARJO